
(ICTF – Software) Saat ini Microsoft Corp. telah merilis program Office 'cloud' atau versi online untuk memperluas jangkuan terhadap pengguna. Program bernama Office 365 ini telah diluncurkan di 13 negara sejak kemarin. Awal tahun depan akan diluncurkan ke 40 negara.
Di dalam Office 365, Microsoft telah menggabungkan beberapa teknologi menjadi 1 solusi terintegrasi untuk digunakan dalam perkantoran. Program Office versi online ini akan memudahkan pengguna didalam menggunakan varian aplikasi tanpa harus menginstal software. Aplikasi yang tersedia pada Office “Cloud” antara lain Outlook e-mail, web SharePoint, Microsoft office profesional plus, Exchange Online dan juga Lync.
Selain itu, pengguna juga tak harus mengakses dari browser milik Microsoft yaitu Internet Explorer. Tetapi dapat juga melalui mesin browser lain seperti Mozilla Firefox, Apple Safari dan Google Chrome. Bahkan program tersebut dapat digunakan pada perangkat mobile seperti BlackBerry dan iPad.
Biaya yang dikenakan oleh Microsoft untuk mengunduh program tersebut tak terlampau mahal. Untuk pengguna perorangan dikenakan biaya US$ 50 atau sekitar Rp 450 ribu per tahun. Sedangkan untuk perusahaan kecil dengan jumlah karyawan kurang dari 25 orang, layanan itu dapat 'ditebus' dengan US$ 6 per bulan. Dan untuk perusahaan besar dan organisasi pemerintah, Microsoft memasang harga mulai US$ 2 per pengguna per bulan dan versi profesional akan dikenakan tarif hingga US$ 27 per pengguna per bulan.
Di dalam Office 365, Microsoft telah menggabungkan beberapa teknologi menjadi 1 solusi terintegrasi untuk digunakan dalam perkantoran. Program Office versi online ini akan memudahkan pengguna didalam menggunakan varian aplikasi tanpa harus menginstal software. Aplikasi yang tersedia pada Office “Cloud” antara lain Outlook e-mail, web SharePoint, Microsoft office profesional plus, Exchange Online dan juga Lync.
Selain itu, pengguna juga tak harus mengakses dari browser milik Microsoft yaitu Internet Explorer. Tetapi dapat juga melalui mesin browser lain seperti Mozilla Firefox, Apple Safari dan Google Chrome. Bahkan program tersebut dapat digunakan pada perangkat mobile seperti BlackBerry dan iPad.
Biaya yang dikenakan oleh Microsoft untuk mengunduh program tersebut tak terlampau mahal. Untuk pengguna perorangan dikenakan biaya US$ 50 atau sekitar Rp 450 ribu per tahun. Sedangkan untuk perusahaan kecil dengan jumlah karyawan kurang dari 25 orang, layanan itu dapat 'ditebus' dengan US$ 6 per bulan. Dan untuk perusahaan besar dan organisasi pemerintah, Microsoft memasang harga mulai US$ 2 per pengguna per bulan dan versi profesional akan dikenakan tarif hingga US$ 27 per pengguna per bulan.
Sumber : InfoICTFiles.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar